Skip to content

Juice=Juice LIVE AROUND 2017 Jakarta Part I – Meet and Greet

6 menit

Penantian hampir 10 tahun sebagai Hello!Wota (fans kolektif girlband dari Hello!Project) mulai terbayar. Juice=Juice menjadi grup Hello!Project pertama yang mengadakan jumpa penggemar eksklusif dan konser mini di Jakarta. Semoga ini menjadi pembuka bagi kedatangan grup Hello!Project lainnya. Tapi sebelumnya, sesukses apa event Juice=Juice di PIK Avenue hari Minggu (24/9) kemarin?

 

Mengenakan kaos Radiohead dan membawa light stick ANGERME, saya berangkat menuju utara Jakarta pagi-pagi sekali. Kaos Radiohead itu saya pilih sebagai OOTD lantaran menonton wawancara Karin Miyamoto yang mengatakan dia menggemari Radiohead dan Blur. Sekalian saya mau tes dia nanti saat meet and greet. Haha.

 

 

Saya bertemu teman wota saya di bus transjakarta, dan kami langsung menuju antrian merchandise di atrium PIK Avenue. Waktu menunjukkan pukul 10 pagi, dan sudah ada sekitar 20-an orang yang mengantri. Booth memang baru akan buka jam 11, tetapi pembatasan meet and greet hanya untuk 100 penukar merchandise pertama tentu membuat penggemar berat jadi niat datang pagi-pagi.

 

 

Hingga pukul 12, booth belum juga buka. Ada sedikit hiburan ketika antrian jadi sedikit rusuh lantaran seorang Hello!Wota Jepang membagi-bagikan CD single Juice=Juice. Sayang, belum sampai ke antrian saya, CD sudah habis. Tetapi menarik juga mengamati pengisi antrian ini. Jika travelling wota grup lain datang dengan celana pendek dan ransel, Hello!Wota seperti punya level lain. Mereka berpakaian semi formal dan menggeret koper kecil. Sepertinya banyak juga yang habis menonton Juice=Juice di Malaysia sehari sebelumnya.

Sekira pukul 12 lewat 10, antrian mulai bergerak. Kami harus mengisi formulir di meja pertama, akan membeli merchandise apa dan berapa banyak. Saya yang lagi dompet tipis karena sedang pengangguran, memilih beli towel saja. Di meja kedua, saya menunjukkan formulir itu dan kemudian staff memberikan barang yang saya pesan. Selanjutnya di meja ketiga, saya mengisi ‘absen’ meet and greet kemudian membayar barang di kasir. Selesai pembayaran, saya dipasangi gelang tanda masuk meet and greet. Dan aman sudah jatah saya untuk tatap muka dengan member Juice=Juice.

 

 

Setelah saya pikir-pikir, kok rasanya familiar dengan alur pembelian di booth tadi. Lantas ingat, saya pernah membaca prosedur serupa berlaku jika hendak membeli merchandise di Hello!Shop, toko merchandise resmi girlband-girlband Hello!Project di Jepang sana. Caranya ya begitu, tulis formulir, barang diambilkan, baru bayar. Sangat efisien, sih.

Saat dipasangi gelang, kami diberitahu untuk menunggu di dekat lift G PIK Avenue. Karena baru dimulai pukul 15.30, saya dan teman nongkrong-nongkrong dulu. Sekalian unboxing towel yang saya beli tadi. Ini adalah towel grup Hello!Project ketiga yang saya miliki (setelah ANGERME dan Morning Musume ’16). Enaknya tak perlu pesan lewat warehouse di Jepang, tau-tau sudah di tangan. Begini penampakannya.

 

 

Jelang waktu meet and greet, kami sudah menunggu di dekat lift G. Jalur antrian pun sudah disediakan, tapi belum ada yang mau mengantri. Soalnya… jadwalnya diundur jadi pukul 16. Huft. Untungnya, staff yang bertugas sungguh informatif dan ramah. Satu per satu menghampiri kami minta maaf. Keramahan staff ini salah satu catatan paling bagus dalam pelaksanaan event ini. Peserta meet and greet pun hampir selalu kooperatif.

 

 

Waktu yang ditentukan tiba, saya dan teman mengantri paling depan. Soalnya niat kami sesudah meet and greet akan langsung ke panggung bawah agar dapat front row. Ternyata antrinya depan banget. Haha. Kami lantas diantar ke lantai 6, tempat meet and greet berlangsung di sebuah co-working space. Rupanya sebelum meet and greet, Juice=Juice baru saja mengadakan konferensi pers di sana.

 

(Photo: Dok. Juice=Juice)

 

Sebelum masuk ke ruangan, kami diminta untuk menitipkan tas. Dan handphone. Dan dompet!

Bukan main ketatnya meet and greet ini. Handshake dengan JKT48 saja masih cuek bisa bawa handphone, ini dompet pun mesti ditinggalkan. Saya memasukkan handphone dan dompet ke dalam tas yang kemudian diambil petugas penitipan. Setelah itu dipersilakan masuk ke dalam ruangan meet and greet. Karena saya yang paling pertama, staff juga masih mengatur mulai  dari sebelah mana. Tadinya disuruh ke kiri, lalu pindah ke kanan.

Perkiraan saya akan dimulai dari Nanami Yanagawa ternyata meleset. Justru awalnya dari Ruru Danbara, member baru yang sudah saya ikuti  sejak dia masih trainee di H!P Kenshuusei 3 tahun lalu. Dia baru saja debut, jadi saya salaman agak lama karena mengucapkan selamat atas debutnya itu. Ruru sangat ramah sekali, mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang. Eh, tahu-tahu badan saya mengambang karena digeser setengah diangkat oleh security.

Kaget karena digeser, saya jadi kehilangan kata-kata di depan Nanami Yanagawa. Di benak saya malah mikir, eh… ini bocah kok jadi tinggi, bukannya dia kecil, ya? LOL. Saya tak sadar mereka sebenarnya berdiri di atas panggung sisa konferensi pers tadi. Karena terlalu banyak yang mau saya bilang, akhirnya yang keluar cuman “Nanami…” sambil senyum. Sayangnya, respon Nanami sangat datar -tak bereaksi, malah. Bisa dibilang saya agak kecewa saat salaman dengan favorit saya sejak di H!P Kenshuusei dan Country Girls ini.

Takut digeser lagi, saya cuman bilang “Thank you for coming to Indonesia…” kepada Akari Uemura dan Yuka Miyazaki.

Untungnya saya mulai bisa mengendalikan diri saat di depan Karin Miyamoto. Saya langsung menunjuk ke kaos yang saya gunakan sambil berkata, “Wakaru?” (Kenal, tidak?). Karin terkejut, “EH!” katanya sambil menunjuk. Tapi sesingkat itu saya tidak tahu apakah dia memang tahu atau sebenarnya “EH!” itu karena tidak tahu. LOL. Anggap saja tahu. Mission accomplished, deh.

Di depan oshi (member favorit) saya Tomoko Kanazawa, saya sudah mulai lebih santai. “Ah… watashino oshi desu…,” kata saya menunjuk kepadanya. Tomoko langsung terkejut malu, “Eeeeh….,” katanya sambil tersenyum lebar. Wah, itu sepersekian detik yang membahagiakan karena bisa membuat oshi saya tersenyum. Hihi.

Akhirnya sampailah pada member terakhir, Sayuki Takagi. Sayuki sudah dikenal sebagai member Juice=Juice paling menyenangkan saat handshake atau meet and greet. Saya langsung memuji dia, “Vokaru ga subarashi…” (Vokalnya keren). Dia langsung nyengir lebar setengah ketawa dan mengucapkan “Arigatooo…“. Saya mengacungkan dua jempol ke arahnya yang dia balas dengan dua telunjuk ke arah saya sambil ketawa-ketawa. Valid, sesi meet and greet ini paling menyenangkan sama Sayuki.

Saya melangkah keluar dan mengambil barang-barang yang dititipkan. Sebelum meninggalkan lokasi meet and greet (iya, meet and greetnya hanya handshake saja), kami diharuskan mencelupkan jari ke tinta ungu. Jadi kayak habis nyoblos. Nyoblos hati oshi…., eaaa. 😀

 

 

Saat masuk tadi ada sekira 10 orang pada kloter pertama. Sisanya masih menunggu di bawah. 10 orang ini kemudian turun bersama-sama dengan lift yang sama. Setelah suasana awkward, tahu-tahu ada yang cengengesan. Lama-lama, satu lift pada cengengesan, senyum-senyum, dan ketawa kecil. Mirip orang lagi nyimeng. Haha.

Sampai di bawah, kami papasan dengan kloter berikutnya yang akan naik meet and greet. Langsung pada nunjuk ke kami, “Ih, mukanya pada bahagia gitu,” celetuk salah satunya. Kami, masih lanjut cengengesan. Kalian rasain sendiri sana salaman sama idol yang sudah dinanti sekian lama. 😀

Saya kemudian langsung menuju ke panggung di area atrium PIK Avenue. Pertunjukan baru akan dimulai pukul 19, sekira 2,5 jam lagi. Seperti apa pertunjukannya? Akan saya tulis di bagian kedua nanti.

 

Komentar Anda