Skip to content

Gadis – gadis yang Lepas dari Grup Idola Favorit Sepanjang 2015

9 menit

Favorit saya, tentu saja. Dalam susunan kronologis, dilengkapi skala baper.


Makoto Okunaka (PASSPO☆) — 1 Januari

Baper: 4/5

Lewat video pengunduran diri romantis yang diunggah 29 September sebelumnya, Makoto Okunaka mengumumkan keputusannya keluar dari PASSPO☆ pada awal tahun 2015.

Makoto Okunaka meninggalkan PASSPO☆ lewat sebuah perpisahan megah, konser final tur yang digelar di Tokyo Dome City Hall. Pada konser itu, PASSPO☆ tampil selama 6 jam non-stop membawakan hampir 70 lagu dari katalog mereka. Makoto sendiri nampak anggun dengan keyboard nord merahnya saat sesi band.

Mengapa keluar?
Memasuki umur 20, dia ingin fokus pada karir akting. Dia sempat setahun membintangi serial “Kamen Rider Wizard” sebagai Koyomi.

Apa kabar sekarang?
Sepanjang 2015 dia berakting untuk film horor “The Ghost Photo Club” dan mini seri televisi “JK wa Yuki Onna”. Selain job akting layar tak ramai-ramai amat itu, dia banyak bermain untuk panggung teater dan musikal. Setidaknya dia memang jadi aktris.


Lee Jooyeon (After School) — 20 Maret

Baper: 4/5

Rasa was-was sudah muncul ketika Jooyeon tampak menangis pada sebuah makan malam bersama dengan member After School lainnya. Dan meski agensi Pledis menampik isu, nyatanya pada 31 Desember 2014 secara resmi mengumumkan keluarnya Jooyeon dari grup dan agensi.

Perpisahan dilakukan sederhana di hadapan penggemar Jepang bertempat di Negishi Tokyo Cinema pada 20 Maret lalu. Ia masih aktif bersama After School hingga bulan Juni lantaran kontraknya di Jepang baru berakhir pada bulan tersebut.

Mengapa keluar?
Kontrak habis dan tak diperpanjang.

Apa kabar sekarang?
Dia bergabung dengan Better ENT dan fokus berakting. Selama di After School, dia berperan di cukup banyak drama, di antaranya “Reply 1994” dan “The New Leaf”. Karirnya berlanjut membintangi film layar lebar “Sorry, I Love You, Thank You” di tahun 2015. Tahun ini, drama “Saimdang” dan “The King” sudah menanti untuk dia perani.


Uta Shimamura (Country Girls) — 12 Juni

Baper: 4.5/5

Uta Shimamura dipuja sebagai sebagai ace harapan, bukan hanya bagi Country Girls namun juga bagi Hello!Project — federasi grup idola yang menaungi Morning Musume, C-ute, ANGERME, Kobushi Factory, dll. Berkat dia, Country Girls yang baru seumur jagung mampu meraih hati penggemar baru dan menaklukkan chart Oricon.

Namun di tengah popularitas yang mulai menanjak, grup yang dimanajeri oleh Momoko Tsugunaga (ex-Berryz Kobo) ini tiba-tiba ditinggalkan member se-influensial Uta-chan. Meski bukan member favorit, tetapi sebagai Hello!Wota yang ikut menaruh harapan besar rasanya jengkel sekali. Karena kasusnya yang tak biasa dan tiba-tiba, tak ada acara atau surat perpisahan khusus.

Mengapa keluar?
Pemutusan kontrak setelah tak ada kesepakatan dengan orang tua. Konon, orangtuanya meminta kompensasi lebih lantaran peran anaknya yang sangat krusial bagi grup.

Apa kabar sekarang?
Bodo amat.


Ruuna Akimoto, Mimori Tominaga, dan Koumi Hayasaka (Dorothy Little Happy) — 12 Juli

Baper: 3/5

Sejak bulan Februari, ketiga personil Dorothy Little Happy tersebut mulai menaiki panggung di bawah unit bernama callme. Lantaran idola Jepang memang banyak yang memiliki grup sampingan, jadi tak ada rasa was-was sampai kemudian ketiganya merasa serius dengan proyek baru ini dan mengumumkan keluar di bulan April.

Mari Takahashi dan Kana Shirato lantas melanjutkan karir Dorothy Little Happy yang sempat ke Jakarta akhir tahun 2014 itu dengan format duet. Perpisahan dilakukan baik-baik lewat sebuah single terakhir dalam formasi berlima di bulan Mei dan konser final di Nakano Sun Plaza.

Mengapa keluar?
Perbedaan visi dalam bermusik dan ingin fokus sebagai trio callme.

Apa kabar sekarang?
Tentu saja melanjutkan karir sebagai callme, dimana ketiganya menulis sendiri lagu-lagunya. Album pertama “Who is callme?” rilis di bulan Oktober disambung dengan tur konser skala nasional “callme live Museum 2015 Who is callme?” di bulan Desember.


Cherly, Felly, Gigi, Ryn, Steffy, dan Kezia (Cherrybelle) — 16 Juli

Baper: 4.5/5

Rasa tak puas penggemar lantaran grup idolanya jarang tampil utuh bersembilan akhirnya menemukan jawaban ketika bukan satu, bukan dua, tapi enam sekaligus member Cherrybelle mengadakan konferensi pers di UOB Plaza Thamrin untuk menyatakan keluar dari girlband papan atas Indonesia itu.

Beberapa ‘kode’ sebenarnya sudah beredar sebelumnya, dan mendapat momentum ketika Felly mengumumkan melalui twitter untuk keluar dan bersolo karir. Sedihnya, karena ke-enam member yang keluar ini adalah member-member favorit saya, sehingga sempat berpikir untuk apa lagi mendukung Cherrybelle jika tak ada mereka.

Penampilan terakhir mereka (secara utuh) adalah pada Festival Count Down Asia, tampil berbagi panggung dengan grup idola Jepang seperti Kamen Joshi dan Dempagumi.inc. di Lapangan D, Senayan pada bulan Juni 2015.

Mengapa keluar?
Rumit. Baik manajemen maupun member yang keluar punya versi masing-masing. Tak ada komunikasi yang lancar (lagi) antara manajemen dan member barangkali kesimpulan sederhana yang bisa diambil.

Apa kabar sekarang?
Menekuni kegiatan masing-masing. Rata-rata berakting (terutama Kezia) dan tampil di acara varietas, sementara Cherly menjadi host dan tengah mengikuti kompetisi menyanyi di Jepang. Satu dua kali, mereka masih menyempatkan tampil bersama-sama dibawah nama sementara Mabelle (Mantan Cherrybelle).


Ji In (Bebop) — 18 Oktober

Baper: 3/5

Ji In adalah mantan personil girlband K-pop Girl’s Day, semasa grup itu masih belum setenar sekarang. Lama tak muncul, ia kemudian menjadi pemain bas sekaligus vokalis buat band rock tiga-personil Bebop dan sempat merilis single “Ordinary Day”. Belakangan, Bebop juga turut serta dalam kontes bakat Asia’s Got Talent.

Lewat fan cafe (fans club maya) dan akun instagramnya, Ji In menghentikan karir musiknya dengan keluar dari band dan berjanji kembali sebagai aktris. Sangat disayangkan, sebab cara dia bermain bas sambil bernyanyi dengan seksi merupakan daya tarik Bebop paling besar.

Mengapa keluar?
Alasan kesehatan. Dia sudah keluar masuk rumah sakit sekian lama sebelum akhirnya menyerah dan memutuskan berhenti.

Apa kabar sekarang?
Sepertinya menjadi aktris tak sesibuk menjadi musisi dan tak akan lebih parah mengganggu kesehatannya (really?), tapi mari kita tunggu saja kapan ia kembali.


Kanon Fukuda (ANGERME) — 29 November

Baper: 4/5

Pengabdian Kanon Fukuda sebagai member Hello!Project dimulai sejak usia cilik 9 tahun, dan 11 tahun kemudian ketika dia menyatakan berhenti, semua sependapat bahwa memang sudah saatnya — terlebih ANGERME juga dalam kondisi sangat solid.

Konser final tur musim gugur ANGERME di venue sakral Nippon Budokan menjadi perpisahan, dengan materi konser yang banyak ditentukan sendiri olehnya. Salah satu yang mengesankan adalah sesi duet dengan tiap-tiap member, dengan lagu yang dia pilih berdasarkan persepsinya terhadap member tersebut.

Mengapa keluar?
Pada usia 20 nampaknya sangat penting bagi gadis-gadis Jepang dalam mengambil keputusan masa depan. Seperti Makoto Okunaka di atas, dia juga ingin fokus melakukan hal yang dia cita-citakan: menjadi penulis lagu.

Apa kabar sekarang?
Lirik pertamanya digunakan untuk lagu perpisahannya, “Watashi”. Dia juga menulis lirik untuk single grup Ciao Bella Cinquetti yang masih satu manajemen. Sehari setelah konser perpisahan, dia langsung membuka akun twitter pribadi dimana dia nampak menikmati hidup melakukan hal yang sulit saat menjadi idol. Salah satunya, menonton drama televisi.


Lana Todo (Love Android) — 7 Desember

Baper: 5/5

“Maaf saya tidak bilang sampai bertemu lagi, karena saya tahu saya tidak akan kembali,” tweet Lana Todo kepada penggemar Love Android di Indonesia. Padahal — seperti rata-rata cerita kehilangan orang yang kita sayangi — kami masih ketawa-ketawa pada meet and greet terakhir di Ambassador Cafe, Kebayoran Baru – Jakarta.

Meski bukan member favorit, Lana adalah member Love Android yang paling akrab selama dua kali bertemu. Momen paling menyenangkan adalah saat dia mengenali kaos Ramones yang saya kenakan, dari sana jadi cair untuk ngobrol macam-macam. Oh, dan dia model foto yang sangat natural.

Konser perpisahannya dilakukan di Akasaka BLITZ, Minato.

Mengapa keluar?
Tak ada alasan jelas. Menerjemahkan tweet dengan Google Translate pun tak membantu banyak.

Apa kabar sekarang?
Lana masih aktif di twitter menceritakan kegiatannya pasca keluar dari grup. Salah satunya, menjadi pengajar pada situs pelajaran berbayar I Teach U. Di sana, ia mengajar mengenai klub baseball Jepang asal Tokyo, Yomiuri Giants.


Sako Makita (PASSPO☆) — 30 Desember

Baper: 4/5

Setelah menjalani status hiatus (vakum) dari grup sejak 31 Mei, member dan lead gitaris Sako Makita akhirnya menyatakan keluar di akhir tahun. Salah satu alasan saat hiatus adalah kesehatan yang menurun, yang sebenarnya sudah terlihat sejak tur panjang tahun 2014.

Menghentikan kegiatan di PASSPO☆ membuat dia lebih memiliki waktu untuk istirahat dan kegiatan lainnya yang memang seabrek. Dengan penampilan apik Naomi Anzai yang mengambil alih posisi lead gitaris dan Yuki Fujimoto sebagai gitaris ritem baru pada konser final di akhir November, keputusannya keluar dari PASSPO☆ terhitung tepat waktu.

Mengapa keluar?
Kesulitan membagi waktu dan fisik antara kegiatan luar dan PASSPO☆. Dengan jadwal tur PASSPO☆ yang sangat padat, ini sangat dimengerti.

Apa kabar sekarang?
Sako melanjutkan kegiatannya sebagai jurnalis. Selain itu, selama hiatus dia juga mengasuh girlband 3min sebagai produser, koreografer, dan (belakangan) penulis lagu — yang nampaknya akan menjadi karir utamanya.


Riho Sayashi (Morning Musume) — 31 Desember

Baper: 4.5/5

Di bulan Juli, ketika rekan grupnya Makita Sato curiga lantaran dia sempat absen, Riho meyakinkan tak ada rencana untuk keluar. Tiga bulan kemudian ace tumpuan dengan skill tari dan menyanyi terbaik ini mendadak mengumumkan keluar dari grup (tetapi masih menjadi artis di bawah Hello!Project). Dalam usia relatif muda, 17 tahun, keputusan Riho Sayashi ini terhitung ganjil.

Secara grup, perpisahannya sudah dilakukan pada konser final tur PRISM di Nippon Budokan, 8 Desember lalu. Namun penampilan resmi terakhir Riho Sayashi adalah pada acara pergantian tahun Hello!Project COUNTDOWN PARTY 2015 ~ GOOD BYE & HELLO! ~ di Nakano Sun Plaza. Selain tampil terakhir kali dengan Morning Musume, di sana dia juga tampil terakhir kali untuk grup unit Peabody yang digawanginya bersama Ayaka Wada (ANGERME).

Mengapa keluar?
Ingin mendalami tari dan bahasa Inggris ke luar negeri. (Yea, right!)

Sebelum perpisahan, saya berspekulasi jika Riho keluar untuk memberi ruang bagi antrian siswi Hello!Pro Kenshuusei (sekolah training Hello!Project) debut. Dengan pergantian nama tiap tahun (Morning Musume ‘14, Morning Musume ‘15, dan kini Morning Musume ‘16), maka kesempatan merekrut member baru tiap tahun pun terbuka. Konsekuensinya, tiap tahun mungkin harus ada yang keluar.

Dan benar saja. Tak lama setelah Riho resmi keluar, Morning Musume mengumumkan audisi. Hmmm, sudah kuduga…

Apa kabar sekarang?
Setelah menyelesaikan studi di luar negeri, Riho dipastikan akan kembali ke Hello!Project. Kemungkinan menjadi artis solo. Yah, seburuk-buruknya ya menulis report bahasa Inggris untuk Facebook Hello!Project seperti dilakukan Aika Mitsui, mantan member Morning Musume yang kini menjadi reporter in-house.

Komentar Anda